NADIKABAR.COM — Peluncuran game terbaru dari Rockstar berjudul Grand Theft Auto (GTA) 6 diprediksi akan membuat Amerika Serikat rugi. Kerugiannya ini diestimasi mencapai belasan triliun rupiah.
Hal tersebut disebabkan oleh rencana orang-orang yang ingin mengambil cuti kerja, demi memainkan sekuel GTA yang sudah lama sangat dinantikan ini. Tebakan itu berasal dari seorang ekonom bernama Jose Garcia Montalvo, yang juga merupakan profesor di Universitas Pompeu Fabra, Barcelona.
Laporan terkait mengklaim bahwa setidaknya sekitar 1,5 juta orang mungkin akan absen kerja pada 19 November 2026. Keputusan ini berpotensi menyebabkan kerugian produktivitas senilai USD 1 miliar atau sekitar Rp 18 triliun.