Setelah diintervensi program Bang Andra yang mencapai sekitar 2,88 kilometer pada tahun 2025, saat ini kondisi jalan yang melintasi desanya sudah cukup baik dan dapat dinikmati oleh masyarakat yang mayoritas petani.

"Pembangunan ini sangat membantu, menunjang aktivitas sehari-hari warga, serta memangkas waktu tempuh ke pasar menjadi kurang dari lima menit yang sebelumnya mencapai tiga puluh menit," imbuhnya.

Selain itu, Kepala Desa Kerasaratu, Kecamatan Malingping, Abdul Kholik (41), mengatakan kondisi ruas jalan di desanya juga sangat parah dan puluhan tahun tidak mendapat sentuhan pembangunan. Bahkan sejak ia kecil, jalan di desanya tidak pernah dibangun.

"Kondisi ini sangat mengganggu aktivitas masyarakat yang mayoritas petani. Warga kami kesulitan ketika akan membawa hasil pertaniannya ke pasar," jelasnya.

Untuk itu, Kholik sangat bersyukur jalan poros desanya diperbaiki sehingga sekarang kondisinya sangat bagus. Masyarakat pun senang dengan banyak perubahan akibat pembangunan.

"Ini penantian kami yang sudah sangat lama," katanya.