NADIKABAR.COM — Gubernur Bali Wayan Koster meluruskan narasi video viral yang memperlihatkan dirinya emosi kepada petugas Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) saat memantau kelangkaan BBM beberapa waktu lalu.

"Salahnya saya, pegawai itu marah. Saya ikut marah. Itu salah saya," ucapnya mengakui kesalahannya di Denpasar, Jumat.

Koster di sela Rapat Paripurna DPRD Bali itu menjelaskan kedatangannya ke SPBU saat itu bertujuan memastikan penanganan kelangkaan BBM berjalan optimal dengan meninjau kesiapan operasional layanan 24 jam.

Saat tiba di lokasi, dia menemukan SPBU tidak beroperasi padahal antrean kendaraan masyarakat sudah mengular panjang.

Gubernur Bali kemudian berkoordinasi langsung dengan pimpinan SPBU mengenai kendala sistem komputasi yang menyebabkan penghentian layanan tersebut.

Di tengah pembicaraan itu, seorang petugas wanita mendadak memotong pembicaraan dan meluapkan emosi kepada Koster hingga berujung pada rekaman video viral khususnya pada bagian gubernur yang terlihat membalas kemarahan petugas dengan emosi yang sama hingga meminta petugas tersebut diam.