"Pariwisata itu sangat sensitif terhadap isu keamanan, isu sosial. Jadi karena itu, ekstra upaya kami adalah bagaimana menjaga agar Bali kondusif," ujar Koster.
Koster kembali menegaskan masalah utama penundaan pasokan BBM saat itu bukan pada ketersediaan stok, melainkan kendala teknis distribusi.
Kapal pengangkut 18 juta liter minyak di Depo Manggis sempat gagal sandar selama 18 jam akibat jangkar tersangkut sehingga pengiriman ke seluruh SPBU Bali terhenti seharian.
"Saya pun bicara sama Bapak Dirut Pertamina untuk mengatasi ini jangan sampai terjadi lagi hal serupa ke depan," kata Koster.
Pemprov Bali mengajak seluruh pihak memperkuat koordinasi serta memelihara semangat gotong royong agar potensi krisis serupa tidak terulang kembali di masa mendatang.