Ketersediaan cadangan BBM di Bali sendiri saat ini rata-rata telah mencukupi untuk 11 hingga 12 hari dan ditargetkan untuk terus ditingkatkan hingga mencapai 15 hari.
Untuk mempercepat proses penguraian antrean BBM dan pemulihan distribusi, pengerahan armada kapal pengangkut dari Pulau Jawa juga telah ditingkatkan dari yang sebelumnya hanya tiga kapal kini menjadi tujuh kapal melayani penyeberangan.
Menurut Gubernur Koster, perhatian khusus terhadap stabilitas pasokan energi di Bali perlu dijaga mengingat status daerah sebagai destinasi wisata utama dunia yang selalu menjadi sorotan internasional.
"Ini perlu menjadi pemahaman kita bersama karena Bali merupakan destinasi wisata utama dunia menjadi perhatian negara-negara luar, jadi apa yang terjadi di Bali ini menjadi sorotan besar, sesuatu yang terjadi di Bali itu langsung mendunia,” tuturnya.