NADIKABAR.COM β€” Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi mengandalkan program Nyari Gawe untuk memastikan peningkatan investasi di daerah sekaligus membuka kesempatan kerja bagi masyarakat.

β€œInvestasi di Jawa Barat terus melonjak dan mudah-mudahan investasi ini memiliki dampak bagi ketersediaan lapangan pekerjaan,” ujar Dedi di Bandung, Rabu.

Ia mengatakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus mendorong perusahaan industri agar lebih terbuka dalam memberikan kesempatan kerja bagi masyarakat.

β€œSistem layanan Nyari Gawe merupakan jalan dari banyak jalan untuk membuka lapangan kerja agar transparan dan memberikan manfaat bagi kepentingan masyarakat,” katanya.

Menurut dia, layanan tersebut menjadi salah satu cara untuk membantu masyarakat mengakses kesempatan kerja. Meski demikian, tidak semua pencari kerja dapat tertampung karena keterbatasan lapangan kerja yang tersedia.

Dedi menjelaskan aplikasi Nyari Gawe yang dikelola Dinas Komunikasi dan Informatika serta Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jawa Barat mencatat 728.085 pencari kerja dengan total 2,4 juta lamaran hingga 21 Oktober 2026.

Dari 803 perusahaan yang terdaftar, sebanyak 230 perusahaan telah membuka lowongan dengan total 32.125 posisi kerja. Sementara itu, jumlah pelamar yang tercatat diterima melalui layanan tersebut mencapai 1.282 orang.

Berdasarkan sebaran wilayah, Kabupaten Subang mencatat jumlah pencari kerja terbanyak dengan 92.172 orang, disusul Kabupaten Karawang sebanyak 79.110 orang dan Kabupaten Bekasi sebanyak 52.852 orang.

Berikutnya, Kabupaten Purwakarta mencatat 43.380 pencari kerja dan Kabupaten Bandung sebanyak 42.159 orang. Sementara itu, pencari kerja dari luar Jawa Barat tercatat sebanyak 41.036 orang.

Berdasarkan data Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), realisasi investasi gabungan penanaman modal asing (PMA) dan penanaman modal dalam negeri (PMDN) di Jawa Barat mencapai Rp91 triliun pada Triwulan III 2026.

Nilai tersebut setara dengan 17,2 persen dari total investasi nasional dan menjadi yang tertinggi dibandingkan provinsi lain.