"Semuanya akan ikut bersama-sama membentuk suatu tim untuk melakukan pengawasan wilayah," ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (7/11).
Luthfi juga meminta kepala daerah memperkuat distribusi bahan pokok dari wilayah surplus ke daerah yang membutuhkan. Komoditas seperti bawang merah dan cabai perlu mendapat perhatian karena perbedaan kemampuan produksi antardaerah dapat memengaruhi stabilitas harga.
Selain itu, ia meminta badan usaha milik daerah (BUMD) mengoptimalkan peran sebagai offtaker atau penyerap hasil produksi petani. Pemerintah kabupaten/kota didorong aktif menjalin kerja sama antardaerah, tidak hanya mengandalkan koordinasi antarpedagang.
"Bagi daerah defisit, jalin kerja sama antardaerah dengan daerah surplus. Tidak usah gengsi. Jangan pedagangnya yang koordinasi antarpedagang, kepala daerah yang koordinasi," tegas dia.
Di sisi lain, operasi pasar dan Gerakan Pangan Murah (GPM) diminta terus digencarkan untuk menjaga daya beli masyarakat.