NADIKABAR.COM — Gubernur Lemhannas RI Ace Hasan Syadzily menegaskan kesadaran geopolitik merupakan kompetensi penting yang perlu dimiliki oleh generasi muda. Ace menjelaskan kesadaran geopolitik merupakan kemampuan membaca dan menanggapi dinamika kekuatan global secara kritis serta strategis.

Menurutnya, kemampuan ini tidak boleh lagi dianggap sebagai urusan segelintir orang karena persoalan dunia kini berdampak langsung pada kehidupan sehari-hari.

Hal tersebut disampaikannya saat memberikan kuliah umum bertema 'Membangun Kesadaran Geopolitik Generasi Muda: Memahami Dunia, Menentukan Posisi, Memberi Kontribusi' di Institut Teknologi Bandung, Rabu (7/10) kemarin.

Sebagai contoh, Ace menyebut gangguan di Selat Hormuz yang menaikkan biaya logistik 200 persen serta longsor tambang Grasberg pada 2025 yang mengurangi pasokan tambang dunia sebagai bukti keterkaitan peristiwa global dengan kondisi domestik.

Menurutnya, kedua peristiwa tersebut menunjukkan bahwa kejadian global berdampak langsung pada Indonesia.

Ace menjelaskan wujud sederhana dari kesadaran geopolitik adalah sikap kritis terhadap informasi. Oleh karena itu, ia mengajak mahasiswa untuk tidak berhenti pada membaca, tetapi juga menelusuri siapa yang membuat informasi tersebut dan apa kepentingannya.