Melki mengatakan, penguatan PAD menjadi prioritas karena struktur pendapatan daerah masih bergantung pada dana transfer pemerintah pusat yang mencapai sekitar 70 persen.

Untuk meningkatkan penerimaan daerah, Pemerintah Provinsi NTT akan mengoptimalkan potensi pendapatan, memperluas digitalisasi pembayaran pajak dan retribusi, meningkatkan kualitas pelayanan, serta memperkuat kontribusi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) melalui tata kelola yang transparan dan efektif.

Menurut dia, peningkatan kapasitas fiskal diperlukan agar pemerintah daerah memiliki ruang yang lebih besar untuk membiayai pembangunan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Rancangan APBD 2027 disusun dengan mengacu pada tema Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), yakni Peningkatan Layanan Dasar, Sumber Daya Manusia dan Produktivitas Perekonomian.