Tema tersebut dijabarkan dalam lima prioritas pembangunan, meliputi peningkatan layanan dasar dan kualitas sumber daya manusia, transformasi ekonomi berbasis potensi unggulan daerah, pemerataan infrastruktur, penguatan tata kelola dan kapasitas fiskal, serta ketahanan lingkungan dan pengelolaan sumber daya alam berkelanjutan.

Melki juga menekankan pentingnya sinergi pemerintah pusat, pemerintah provinsi, kabupaten/kota, pemerintah desa, dan pihak swasta untuk memastikan program pembangunan berjalan efektif, tepat sasaran, serta tidak tumpang tindih dalam pembiayaan.

Ia berharap rancangan APBD tersebut dapat menjadi instrumen untuk memperkuat kemandirian fiskal sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan di seluruh wilayah NTT.

Dalam rapat paripurna itu, Melki menyerahkan Rancangan APBD NTT Tahun Anggaran 2027 kepada Ketua DPRD NTT Emilia Nomleni untuk dibahas bersama anggota dewan sebelum ditetapkan menjadi peraturan daerah sesuai ketentuan perundang-undangan.