Menurut dia, upaya tersebut membutuhkan koordinasi yang kuat antara KONI, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, pengurus cabang olahraga, dan DPRD, terutama dalam menyiapkan anggaran serta menyelesaikan perbaikan fasilitas pertandingan.
Melki mengatakan kesiapan infrastruktur menjadi salah satu aspek penting yang harus segera dituntaskan agar NTT dapat memenuhi persyaratan sebagai tuan rumah sekaligus memberikan kepastian terhadap pelaksanaan pertandingan.
Selain pembenahan venue, pemerintah daerah bersama KONI dan pengurus cabang olahraga juga perlu memastikan program pembinaan atlet berjalan sesuai kebutuhan agar kontingen NTT mampu bersaing dan meraih prestasi pada PON 2028.
Ia menekankan tiga bulan ke depan menjadi periode penting untuk menunjukkan kemajuan nyata dalam persiapan, termasuk penyelesaian berbagai catatan evaluasi yang masih harus ditindaklanjuti.