NADIKABAR.COM — Gubernur Provinsi Quneitra di Suriah selatan mendesak Pasukan Pengamat Pelepasan PBB (UNDOF) untuk memantau dan mendokumentasikan pelanggaran Israel di wilayah tersebut.
Ghassan al-Sayyed Ahmad menyampaikan desakan itu dalam pertemuan dengan Wakil Sekretaris Jenderal PBB untuk Operasi Perdamaian Jean-Pierre Lacroix, Sabtu, demikian keterangan Pemerintah Provinsi Quneitra.
Keduanya membahas situasi di provinsi tersebut, tanggung jawab UNDOF, serta dampak pelanggaran Israel terhadap penduduk setempat.
Ahmad mengatakan pendokumentasian pelanggaran sesuai dengan mandat UNDOF itu dapat membantu melindungi warga dan mengurangi dampak pelanggaran terhadap masyarakat setempat.