Menurut dia, setiap jabatan harus diperoleh melalui proses yang benar berdasarkan kompetensi dan kinerja sehingga birokrasi dapat berjalan secara profesional dan berintegritas.
"ASN yang hebat adalah ASN yang terangkat karena meritokrasi, karena kemampuan dan kehebatannya dalam bekerja, bukan karena kedekatan atau hubungan keluarga," ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya perubahan paradigma birokrasi dari penguasa menjadi pelayan masyarakat.
Karena itu, setiap ASN dituntut membangun budaya kerja profesional, memberikan pelayanan terbaik, serta menunjukkan kemampuan nyata dalam menjalankan tugas.