Selain integritas dan profesionalisme, Anwar mengingatkan pentingnya loyalitas aparatur terhadap organisasi dan pimpinan.

Namun, ia menegaskan loyalitas tidak boleh dimaknai sebagai kepatuhan tanpa batas, terutama terhadap perintah yang bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

"Orang yang loyal itu disiplin, bekerja tanpa mengenal waktu, dan tidak memilih-milih pekerjaan. Bukan mencari muka, tetapi ketika pemimpin membutuhkan, dia selalu siap. Kalau disuruh melakukan kesalahan, itu bukan loyalitas, melainkan mencelakakan," katanya.

Ia mengajak seluruh PNS membangun karakter aparatur yang dapat dipercaya, menjunjung tinggi integritas, serta mengutamakan kepentingan organisasi dan masyarakat dalam setiap pelaksanaan tugas.