"Kebutuhan tersebut semakin penting mengingat kompleksitas tantangan pengawasan yang terus berkembang seiring kemajuan ilmu farmasi, teknologi, serta ancaman kejahatan di bidang obat dan makanan," tutur Kepala BPOM, Taruna Ikrar dikutip dari laman resmi BPOM, Jumat (21/8/2026).

Sekolah Vokasi BPOM diproyeksi untuk menghasilkan SDM dengan kompetensi ilmiah, kompetensi regulasi, kompetensi praktis, dan nilai-nilai pelayanan publik. Karena itu, Sekolah Vokasi BPOM juga direncanakan untuk menjadi bagian dari infrastruktur ketahanan kesehatan nasional.