NADIKABAR.COM — Penderita diabetes perlu memerhatikan makanan yang dikonsumsi, termasuk asupan pemanis harian. Lantas, di tim redaksi gula putih dan gula merah, mana yang lebih baik untuk penderita diabetes dan mampu turunkan berat badan?
Ketika menderita diabetes atau sekadar ingin hidup lebih sehat, mengurangi asupan gula menjadi hal yang sangat disarankan. Akhirnya banyak orang beralih dari mengonsumsi gula putih biasa menjadi gula lainnya, seperti jaggery atau gula merah khas India.
Terlepas dari saran tersebut, apakah benar gula merah lebih baik dikonsumsi daripada gula putih, terutama untuk penderita diabetes? Dilansir dari Food.ndtv.com (3/9).
Jaggery merupakan gula merah khas India yang diolah dari tebu yang diperas, kemudian airnya direbus sampai kental dan kecokelatan. Gula lalu dicetak menggunakan cetakan khusus sebelum dikeringkan dan dijual ke pasaran.
Jaggery juga dikenal sebagai alternatif gula lebih sehat karena dianggap lebih alami. Namun, ketika berbicara soal kalori, sebenarnya tidak jauh berbeda.
Ahli gizi Shalini Shudakar mengungkap jika satu sendok makan gula putih biasa dan jaggery sama-sama mengandung 60 kalori. Perbedaannya terletak pada indeks glikemik masing-masing gula.
Gula biasa memiliki indeks glikemik senilai 60. Sedangkan jagerry indeks glikemiknya 70. Sebenarnya keduanya masih tergolong mengandung indeks glikemik tinggi karena lebih besar dari angka 55.