"Meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman bahaya lontaran batu pijar, hujan abu lebat, aliran lava, dan potensi erupsi sekunder yang ditimbulkan oleh kontak panas lava, baik dengan air laut maupun air hujan dalam radius 5 km dari pusat erupsi Anak Krakatau," kata PVMBG.
"Masyarakat di wilayah pantai Provinsi Banten dan Lampung harap tenang dan jangan mempercayai isu-isu tentang erupsi Gunungapi Anak Krakatau yang akan menyebabkan tsunami, serta dapat melakukan kegiatan seperti biasa dengan senantiasa mengikuti arahan BPBD setempat," katanya.
Sebelumnya, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana (PVMB) menyampaikan bahwa status Gunung Anak Krakatau masih level III atau siaga. Masyarakat diimbau untuk tidak beraktivitas dalam radius 5 km, dan mendekati pulau baru di sekitar Gunung Anak Krakatau.