Tidak lama berselang, menurut Lana, letusan ketiga tercatat pada pukul 10.30 WIT dengan elevasi kolom abu mencapai 500 meter di atas puncak yang mengarah ke barat laut. Letusan ini memiliki durasi 1 menit 13 detik dengan amplitudo maksimum 28 milimeter.

Dia menambahkan intensitas erupsi berlanjut pada siang hari, masing-masing tercatat pada pukul 13.10 WIT dengan tinggi kolom abu 300 meter condong ke arah barat, serta erupsi kelima pada pukul 14.39 WIT dengan tinggi kolom abu 300 meter mengarah ke timur laut. Sebagian besar letusan terekam dengan karakteristik amplitudo maksimum yang seragam, yakni 28 milimeter.

Menyusul rangkaian aktivitas tersebut, Badan Geologi menyatakan status Gunung Ibu saat ini masih berada pada Level II atau Waspada.