NADIKABAR.COM — Gunung Semeru di Jawa Timur dilaporkan mengalami erupsi sebanyak enam kali, Kamis (5/11).

Muntahan abu vulkanik tebal dan awan panas guguran memicu kepanikan warga serta para pekerja tambang pasir di lereng gunung tersebut.

Berdasarkan rekaman video amatir warga, kepanikan pecah di sebuah area tambang pasir di kaki Gunung Semeru. Sejumlah pekerja dan sopir truk tampak berlarian dan segera memutar balik kendaraan mereka saat kolom abu vulkanik raksasa terlihat jelas membumbung tinggi tepat di atas mereka.

Terlihat setidaknya ada tujuh truk, satu alat berat dan sejumlah sepeda motor berhamburan meninggalkan lokasi Perekam video juga terdengar berteriak panik meminta rekan-rekannya meninggalkan area tambang karena besarnya skala erupsi.

"Erupsine gede. He, ayo munggah! Ayo! Erupsine lho gede. Iku lho. Gede kok. Loh, gede rek. Gede rek, gede. Mbalik ae, mbalik ae, mbalik, mbalik!," teriak perekam video tersebut.

Kepanikan serupa juga terjadi di area pemukiman warga. Sambil memantau pergerakan awan panas yang tebal, warga terus saling meneriaki dan memperingatkan siapa pun yang sedang beraktivitas di bawah atau di aliran sungai untuk segera naik dan menyelamatkan diri.

"Erupsi lur, ati-ati wes sing ndek ngisor iki. Ati-ati lur sing ndek ngisor lur. Erupsi. Ndang mentas wes sing teko aliran Semeru, ndang mentas, ndang mentas wes. Ndang mentas lur. Ndang mentas lur," ucap warga.

Ketua Tim Pusdalops BPBD Jatim, Muhammad Amrul mengatakan, Semeru telah memuntahkan tiga kali awan panas guguran (APG) hingga pukul 12.00 WIB.