Diberitakan sebelumnya, Marselinus diduga mencabuli 13 siswa-siswi. Jumlah tersebut bisa saja bertambah. "Iya untuk sementara dari hasil pemeriksaan (korban berjumlah) 13 orang, tetapi tidak menutup kemungkinan bisa bertambah," ujar Ruslan.

Ruslan mengungkapkan kasus asusila yang dialami oleh belasan korban itu terjadi sejak Oktober 2025 hingga Juni 2026. Ketika itu, para korban tengah mengikuti les privat di sekolah.

Hasil penyelidikan polisi juga mengungkapkan MM diduga memiliki penyimpangan seksual. Adapun, belasan korban itu adalah perempuan dan laki-laki.

"Modusnya les privat kemudian adanya penyimpangan seksual dari pelaku juga," ungkap Ruslan.