4. Menggunakan klaim berlebihan tentang manfaat produk
Ini menjadi salah satu bagian yang penting, terutama bagi penjual produk kecantikan, kesehatan, makanan, dan suplemen.
TikTok secara khusus melarang konten promosi yang menyesatkan atau menggunakan klaim yang berlebihan dan tidak dapat dibuktikan.
Karena itu, jangan menjanjikan hasil instan jika tidak memiliki bukti yang valid. Informasi mengenai produk sebaiknya disampaikan berdasarkan fungsi, kandungan, cara penggunaan, dan klaim yang memang diperbolehkan.
5. Mengucapkan klaim medis secara sembarangan
Produk kesehatan memerlukan perhatian lebih. Hindari mengubah produk biasa menjadi seolah-olah obat yang mampu menyembuhkan penyakit tertentu.
Contohnya, jangan mengatakan, "Ini bisa menyembuhkan diabetes," "Ini obat darah tinggi," atau "Pakai ini pasti menyembuhkan penyakit."
Jika produk memang memiliki fungsi tertentu, gunakan bahasa yang lebih tepat dan tidak memberikan janji kesembuhan.
Untuk produk yang berkaitan dengan stamina, misalnya, lebih aman menggunakan istilah seperti "membantu menjaga stamina" jika memang sesuai dengan klaim resmi produk, daripada memberikan janji efek instan atau klaim seksual secara vulgar.
TikTok juga menerapkan kebijakan khusus terhadap barang dan layanan yang diatur serta konten yang berpotensi menimbulkan risiko bagi pengguna.
6. Menggunakan kata "memutihkan" secara sembarangan
Klaim kecantikan juga perlu diperhatikan. Kata seperti "memutihkan" sebaiknya tidak digunakan secara sembarangan untuk menjanjikan perubahan warna kulit secara instan atau hasil yang tidak realistis.
Daripada mengatakan, "Krim ini pasti memutihkan wajah dalam tiga hari", lebih baik menjelaskan manfaat produk berdasarkan informasi yang memang diberikan produsen.
Misalnya, produk dapat dijelaskan sebagai perawatan untuk membantu menjaga kelembapan kulit atau membuat kulit terlihat lebih cerah jika klaim tersebut memang sesuai dengan informasi resmi produk.
Intinya, hindari janji hasil yang terlalu pasti, apalagi jika tidak memiliki bukti yang mendukung.
7. Menggunakan kata-kata yang menjurus ke penipuan
Jangan menggunakan kalimat yang membuat penonton panik atau merasa harus segera melakukan sesuatu padahal informasinya tidak benar.
Contohnya, "Kalau tidak beli sekarang, akun kalian akan hilang" atau "Transfer sekarang karena ini kesempatan terakhir", padahal tidak ada kondisi seperti itu.
TikTok melarang konten yang mempromosikan atau memfasilitasi penipuan, fraud, maupun skema yang menyesatkan.