Jika memang ada promo dengan waktu terbatas, sampaikan sesuai kondisi sebenarnya. Jangan membuat batas waktu palsu hanya untuk mendorong penonton membeli.
8. Jangan menjanjikan hadiah atau hasil yang tidak benar
Kreator juga perlu berhati-hati ketika mengadakan giveaway atau memberikan bonus.
Jangan mengatakan, "Semua yang masuk live pasti dapat hadiah" jika kenyataannya hanya beberapa orang yang mendapatkannya.
Begitu juga dengan klaim seperti "Pasti dapat komisi" atau "Pasti menghasilkan uang" jika kondisi tersebut tidak benar-benar bisa dijamin.
Informasi yang transparan akan membuat penonton memahami apa yang sebenarnya mereka dapatkan tanpa merasa ditipu.
9. Hindari bahasa vulgar, seksual, atau menyerang orang lain
Live juga sebaiknya tidak diisi dengan ucapan yang terlalu vulgar, seksual, menghina, atau menyerang penonton maupun pihak tertentu.
Candaan memang bisa membuat live terasa lebih santai, tetapi tetap perlu melihat konteks dan audiens. TikTok memiliki aturan terkait keselamatan, pelecehan, konten seksual, serta perilaku yang dapat merugikan pengguna.
10. Jangan menyebut informasi pribadi penonton
Hal lain yang sering luput adalah informasi pribadi.
Hindari membacakan nomor telepon, alamat lengkap, data pembayaran, atau informasi sensitif milik penonton di depan publik meskipun informasi tersebut muncul dalam percakapan.
Jika ada masalah pesanan atau transaksi, sebaiknya gunakan jalur bantuan yang sesuai dan jangan meminta penonton membagikan data sensitif secara terbuka di kolom komentar.
Cara aman berbicara saat live TikTok
Pada dasarnya, kreator tidak perlu takut berbicara ketika melakukan live. Kuncinya adalah menyampaikan informasi secara jujur, tidak berlebihan, dan tidak mencoba mengakali sistem platform.
Untuk live jualan, gunakan informasi produk yang dapat diverifikasi, hindari klaim kesehatan atau kecantikan yang berlebihan, jangan membuat perbandingan palsu dengan kompetitor, dan manfaatkan fitur transaksi yang memang disediakan TikTok.
Jika live tersebut merupakan promosi berbayar atau mempromosikan sebuah jenama, kreator juga perlu memperhatikan pengaturan Pengungkapan Konten Komersial. TikTok menyebutkan bahwa konten yang mempromosikan brand, produk, atau layanan perlu mengaktifkan pengungkapan konten komersial sesuai ketentuan. Pengaturan tersebut juga tersedia dalam pengaturan live.
Dengan begitu, live tidak hanya menarik untuk ditonton, tetapi juga lebih aman dan transparan bagi penonton maupun kreator.