NADIKABAR.COM β€” Direktur Eksekutif Pusat Dokumentasi Arsitektur (PDA) Indonesia Ar. Nadia Purwestri, IAI menyampaikan hal yang perlu diperhatikan dalam merancang bangunan baru pada kawasan cagar budaya atau pendekatan infill development.

β€œInfill development bagaimana kita merancang atau menambahkan sebuah bangunan baru di lokasi yang memiliki nilai sejarah dan nilai budaya,” kata dalam acara β€œJakarta Architecture Festival 2026” di Jakarta, Minggu.

Nadia menjelaskan bahwa kawasan pemugaran atau cagar budaya adalah semua lingkungan binaan yang memiliki karakteristiknya masing-masing, namun tidak semuanya dinilai dapat mewakili sejarah dan budaya.

Ia mengatakan kawasan bersejarah atau cagar budaya itu dapat berupa kawasan yang dibangun dalam satu periode waktu tertentu yang sebagian besar bangunannya memiliki gaya arsitektur yang sama atau sejaman.

Kemudian, terdapat kawasan yang telah mengalami perjalanan perkembangan kota yang cukup panjang, sehingga menyimpan beragam lapisan sejarah dan bangunan. Salah satu contohnya adalah Kota Tua Jakarta.