"Setelah lelah bertempur atau latihan, maka mereka pergi hiburan ke gedung itu. Di sana ada tempat teater, dansa, pertunjukkan film, dan sebagainya," ujar Machmud menambahkan.

Dari segi arsitektur, Gedung Soedirman mengadopsi gaya indische empire stijl. Gaya arsitektur itu dipengaruhi oleh Gubernur Jenderal Hindia Belanda Herman Willem Daendels.

"Sisi arsitektur ini memang menarik, karena satu-satunya saya kira di Cimahi yang menggunakan gaya indische empire stijl. Jadi, gaya arsitektur warisan Daendels. Daendels itu kan bangga betul dengan kemewahan dan kemegahan," kata Machmud.

Untuk pembangunan Underpass Gatot Subroto, tersebur, Pemerintah Kota Cimahi melakukan pembebasan lahan seluas 3.400 meter persegi dengan anggaran mencapai Rp36 miliar. Sementara anggaran pembangunannya mencapai Rp150 miliar yang ditanggung Pemprov Jawa Barat.

"Total lahan ada sekitar 3.400 meter persegi yang kami bebaskan. Tapi nanti untuk pembangunannya oleh Provinsi Jawa Barat karena itu akses jalan provinsi," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Cimahi, Wilman Sugiansyah.