NADIKABAR.COM — Atlet boccia Indonesia Handayani mengaku puas memenangkan duel di final untuk kedua kalinya melawan wakil Malaysia Lawas Angeline Melissa untuk merebut emas pada Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026.
"Ini untuk kedua kalinya (saya bertemu Melissa Angeline) di final. Sebelumnya di final ASEAN Para Games," kata Handayani seusai laga final di Nagoya City General Gymnasium, Nagoya, Jepang, Rabu.
Handayani dan Melissa pertama kali bertemu di final pada multievent ASEAN Para Games 2025. Handayani memenangkan laga tersebut melalui babak tie-break setelah persaingan pada waktu normal berakhir imbang 3-3.
Ia kembali bertemu dengan rivalnya dalam final individual putri - BC1 Asian Para Games 2026 dan berhasil memenangkan laga dengan skor 5-4.
Atlet berusia 30 tahun itu mengakui bahwa duel final melawan Melissa merupakan pertandingan mendebarkan karena berlangsung sangat ketat.
"Saya sangat deg-degan banget, nafas luar biasa karena sempat ketinggalan poin juga," katanya.
Setelah unggul dengan satu poin pada set pertama, Handayani sempat tertinggal pada dua set berikut saat Melissa mencetak empat poin untuk memimpin pertandingan.
Namun, Handayani yang tetap menjaga fokus berhasil memanfaatkan momentum untuk mendominasi pertandingan pada set keempat hingga mencetak empat poin, tanpa memberikan kesempatan bagi lawan untuk meraih poin.
"Tantangannya besar, tapi alhamdulillah bisa mengatasi dan meraih kemenangan," katanya.
Medali emas Handayani merupakan salah satu dari tiga emas yang direbut cabang boccia. Dua emas lainnya dipersembahkan Gischa Zayana dari nomor individual putri - BC2 dan Felix Yudah dari nomor individual putra - BC2.
Dengan tambahan itu, Kontingen Indonesia kini mengoleksi delapan emas, melampaui target tujuh emas yang ditetapkan untuk ajang multi cabang olahraga atlet penyandang disabilitas terbesar Asia.
Lima emas lainnya dipersembahkan atlet para renang Maulana Rifky Yavianda sebanyak dua emas dari nomor 100 meter gaya bebas putra S12 dan 100 meter gaya punggung putra S12.
Kemudian atlet para atletik I Kadek Dwi Purwana Yasa meraih emas nomor lempar cakram F57 putra dan Karisma Evi Tiarani pada nomor 100 meter putri T63, dan atlet para balap sepeda Muhammad Fadli Imammuddin meraih emas individual pursuit 4000 meter putra C4.