Kebijakan tersebut dijalankan melalui program subsidi BUDI Madani bagi konsumen yang memenuhi syarat. Lewat BUDI95, penerima manfaat tetap membeli RON 95 seharga RM 1,99 per liter, sementara pemerintah menanggung subsidi RM 2,38 per liter atau 54% dari harga tanpa subsidi yang mencapai RM 4,37.

Sementara itu, penerima BUDI Diesel membayar RM 2,10 per liter. Pemerintah memberikan subsidi RM 3,17 per liter atau sekitar 60% dari harga tanpa subsidi sebesar RM 5,27.

Mulai 1 September, pemerintah juga menaikkan batas subsidi bulanan BUDI95 dan BUDI Diesel menjadi 300 liter. Khusus pemilik truk pikap dan jip diesel yang memenuhi syarat, pemerintah memberikan tambahan kuota 100 liter sehingga totalnya menjadi 400 liter per bulan.

"Pemerintah Madani akan terus mengambil pendekatan yang bijaksana untuk melindungi rakyat dari fluktuasi harga sekaligus memastikan pasokan bahan bakar nasional tetap mencukupi dan aman," demikian bunyi pernyataan tersebut.