Cabai yang ditawarkan di pasar tradisional biasanya belum dikemas per gram, melainkan masih dikumpulkan menjadi satu oleh sang penjual. Pelanggan bisa mengambil secara acak cabai mana yang akan dibelinya.
Perhatikan karakteristik cabai rawitnya, pilih yang masih segar dengan kondisi kulit mulus, tidak berjamur, dan permukaannya harus keras.
Cabai yang berkualitas baik juga harus memiliki warna terang. Pada permukaannya tidak ada bagian yang menghitam.
Cabai yang segar juga bisa dilihat dari batangnya. Batang cabai yang utuh umumnya lebih segar dibandingkan cabai tanpa batang.
Penyimpanan cabai rawit yang cocok dalam jangka pendek bisa pada suhu ruang. Pastikan cabai rawit dalam kondisi kering dan masukkan ke wadah kedap udara untuk mencegah kelembapan.
Cabai rawit juga bisa disimpan dalam kulkas untuk jangka waktu agak lama. Caranya tak perlu dicuci terlebih dahulu, karena air sisa cucian dapat membuat cabai rawit menjadi lembab dan cepat busuk.
Buang tangkai cabai rawit, lalu tempatkan cabai dalam wadah kedap udara atau kantong plastik yang bisa ditutup kembali. Jangan lupa alasi wadah tersebut dengan tisu dapur yang berfungsi sebagai penyerap uap air.
Kalau ingin tahan lebih lama lagi, kamu bisa mengandalkan penyimpanan di freezer. Caranya dengan merebus cabai rawit untuk mempertahankan rasa dan tekstur, lalu rendam air dingin untuk menghentikan proses pemasakan.