NADIKABAR.COM — Menurut sebuah laporan, konsol terbaru Xbox yang saat ini diberi nama Project Helix, harganya akan sangat mahal. Angka jualnya diproyeksi mulai dari USD 1.200 atau sekitar Rp 21,5 juta hingga USD 1.800 atau sekitar Rp 32,3 juta.
Kabar ini datang dari seorang jurnalis teknologi, Sebastian Herrera, yang sebelumnya telah mengumpulkan data dan mendalami informasi terkait CEO terbaru Xbox, Asha Sharma, dan diterbitkannya di Fortune. Melalui media sosialnya, dirinya menguraikan sederet poin-poin penting berdasarkan artikel yang dibuatnya.
Beberapa hal yang ditonjolkannya seperti Xbox berencana melakukan perombakan besar pada Game Pass, perselisihan dengan Microsoft mengenai sistem operasi yang akan digunakan di Project Helix dan jadwal perilisannya, lalu wacana pemutusan hubungan kerja (PHK), hingga harga jual konsol generasi berikutnya.
Dia memproyeksi kalau angka-angka tadi bukan harga eceran. Jadi Microsoft bisa saja menurunkan harga akhir menjadi sedikit lebih murah.
Laporan ini muncul ketika Xbox berupaya membangun kembali bisnis perangkat kerasnya yang sedang kesulitan. Konsol Xbox generasi saat ini dilaporkan hanya terjual sedikit dibandingkan PS5.
Sebagai pengingat, saat ini, setelah mengalami kenaikan pada Agustus 2026, Xbox Series X dibanderol seharga USD 799,99 atau sekitar Rp 14,3 juta di Amerika Serikat (AS). Perusahaan menaikkan harganya di perangkat dengan ruang penyimpanan 512 GB sebesar USD 100 dan model 1TB senilai USD 150, kemudian menghentikan produksi versi 2TB.
Dengan begitu, harga Project Helix pastinya lebih mahal dari Xbox Series X. Alhasil proyeksi Herrera di angkara USD 1.200 hingga USD 1.800 bisa saja masuk akal, dilansir Dexerto, Jumat (23/10/2026).
Microsoft menghubungkan peningkatan tersebut dengan kenaikan harga memori dan penyimpanan, dengan mengatakan bahwa biaya tersebut telah melonjak lebih dari 2,5 kali lipat dan dapat berlipat ganda lagi pada musim gugur 2027.
Xbox secara resmi mengumumkan Project Helix pada bulan Maret. Konsol generasi berikutnya ini dikembangkan bersama AMD dan akan dapat memainkan game Xbox serta PC. Namun sebenarnya, hingga kini Microsoft belum mengumumkan harga ritel atau tanggal rilisnya secara resmi.