Di sisi lain, koalisi pimpinan Arab Saudi menyatakan telah mencegat sebuah rudal jelajah yang diluncurkan Houthi menuju wilayah barat kerajaan tersebut.
Kepala Riset Energi MST Marquee Saul Kavonic mengatakan aktivitas militer yang berlanjut di sekitar Selat Hormuz, ditambah ketidakpastian jalur diplomasi, membuat harga minyak tetap tinggi.
"Serangan militer yang terus berlanjut di sekitar Selat Hormuz, di tengah keraguan terhadap kemungkinan tercapainya jalur diplomasi yang efektif, membuat harga minyak tetap tinggi karena pasar memperkirakan konflik akan meningkat dalam beberapa pekan mendatang," kata Kavonic.