Menurut Siska, persoalan transportasi yang turut memengaruhi inflasi sebagian besar berada dalam ranah kebijakan nasional, mulai dari harga tiket, keterbatasan penerbangan hingga kondisi keadaan di luar kendali seperti penutupan bandara. Pemkot Kendari pun akan mengambil langkah sesuai kewenangannya.

"Transportasi ini bicara nasional. Ada harga tiket, keterbatasan tiket, apalagi ada kondisi force majeure seperti penutupan bandara. Itu memang kejadian nasional. Namun kita tetap menjalankan sesuai tupoksi pemerintah kota dan tidak mungkin melampaui kewenangan yang ada," jelasnya.

Sementara terkait kelangkaan BBM, Siska mengatakan kondisi tersebut tidak hanya terjadi di Kendari. Pemerintah daerah telah menyampaikan persoalan itu kepada pemerintah pusat dan berharap pasokan dapat kembali terpenuhi untuk menjaga kebutuhan masyarakat.