"Jadi, menurut saya, indikator keberhasilan ekonomi Bali bukan hanya seberapa tinggi harga properti atau seberapa besar investasi kita yang masuk, tetapi juga seberapa besar masyarakat lokal mampu menikmati hasil daripada pertumbuhan tersebut, termasuk memiliki kesempatan untuk tinggal dan layak di tanah kelahirannya sendiri," ungkap Sita.

Maka dari itu, Sita menjelaskan, kenaikan upah minimum bukan menjadi satu-satunya solusi. Pemerintah juga diminta memperkuat penyediaan hunian yang terjangkau juga bagi para pekerja lokal.

"Karena itu, solusinya tidak hanya cukup untuk menaikkan upah minimum. Pemerintah juga harus memperkuat penyediaan hunian yang terjangkau bagi para pekerja lokal," jelas Sita.