NADIKABAR.COM — Tren penyesuaian harga perangkat gadget dan smartphone di tingkat global mulai berdampak langsung di pasar Tanah Air. Berdasarkan laporan riset pasar dari IDC, Counterpoint Research, dan Katadata, harga rata-rata smartphone di Indonesia mencatatkan kenaikan hingga 45% dalam beberapa waktu terakhir. Lonjakan ini dipicu oleh meningkatnya biaya produksi serta kelangkaan komponen utama di tingkat global.
Kondisi tersebut berdampak pada penurunan daya beli masyarakat, di mana sebagian besar konsumen memilih untuk menunda pembelian atau menahan proses upgrade ke perangkat baru.
Head of Public Relations PT Trinova Digital Indonesia (Distributor HONOR), Aryo Meidianto Aji menuturkan bahwa tekanan kenaikan harga smartphone menjadi tantangan tersendiri bagi industri maupun konsumen yang membutuhkan perangkat andal untuk aktivitas harian.