Gakoptindo mencatat ongkos logistik yang menjadi indeks 100 pada 2022 kini berada di kisaran indeks 125-145. Harga minyak goreng Minyakita juga meningkat dari HET Rp 14.000/liter pada 2022 menjadi Rp 15.700/liter pada 2026.
Di tengah tekanan biaya tersebut, perajin juga berharap pemerintah segera memperkuat kebijakan stabilisasi harga kedelai. Kusnoto menyebut dirinya mendapat informasi mengenai program subsidi kedelai sebanyak sekitar 250 ribu ton dengan nilai sekitar Rp 500 miliar. Namun, ia mengatakan manfaat kebijakan tersebut belum dirasakan perajin.
Ia juga menyebut skema tersebut hanya dapat digunakan ketika harga kedelai di pasar sudah menembus sekitar Rp 12.500-13.000/kg. Kusnoto menyayangkan kebijakan ini, karena biaya produksi tahu tempe bukan hanya kedelai.
"Kalau harga terus naik yang pasti bagi mereka yang punya modal akan tetap berproduksi walaupun katakanlah kedelai sampai harga Rp 15.000/kg, karena orang punya duit berapapun tempe harganya pasti di beli, namun juga nggak sedikit perajin yang bisa bertahan produksi, alias ya akan gulung tikar," pungkasnya.