"Fokus kami adalah memastikan pengembangan fasilitas menjawab kebutuhan operasional. Pembaruan perangkat harus berjalan bersama kesiapan personel dan prosedur, sehingga dapat digunakan secara optimal dalam pelayanan sehari-hari," kata Avirianto.
Di sisi pengembangan pelayanan, AirNav menerapkan Free Route Operation (FRTO), yang memungkinkan maskapai merencanakan lintasan lebih efisien berdasarkan kondisi cuaca dan kebutuhan operasional. Penerapannya dilakukan bertahap melalui uji coba, penilaian risiko keselamatan, serta koordinasi dengan regulator dan unit pelayanan terkait.
Pada 2025, sebanyak 5.030 penerbangan memanfaatkan FRTO di wilayah pelayanan penerbangan Jakarta dan Ujung Pandang, meningkat 82 persen dibandingkan 2.770 penerbangan pada 2024. Berdasarkan perhitungan AirNav, pemanfaatan FRTO pada 2025 menghasilkan penghematan biaya bahan bakar maskapai sebesar USD8,04 juta dan menghindari emisi karbon dioksida sebesar 5.426 ton.