Kemudian memastikan partisipasi bermakna anak penyandang disabilitas dalam pembangunan, termasuk dalam berbagai kebijakan dan program yang secara langsung mempengaruhi kehidupan mereka.

"Mari kita terus membangun kolaborasi antara pemerintah, organisasi penyandang disabilitas, keluarga, sekolah, tenaga pendidik, juru bahasa isyarat, masyarakat, dunia usaha, media, dan seluruh pemangku kepentingan," kata Titi Eko Rahayu.