Pemerintah juga menargetkan sedikitnya satu tim provider Vasektomi Tanpa Pisau (VTP) terlatih tersedia di setiap kabupaten/kota agar masyarakat yang telah memperoleh edukasi dapat mengakses layanan ketika membutuhkannya.
"Di sinilah pemerintah hadir. Kami berkomitmen untuk memastikan setiap pasangan mendapatkan informasi yang akurat, konseling yang komprehensif, serta akses ke pelayanan yang berkualitas," jelas Wihaji.
Menurutnya, keberhasilan keterlibatan laki-laki dalam KB pada akhirnya bukan hanya dilihat dari berapa banyak pria yang menggunakan metode kontrasepsi, tetapi dari sejauh mana laki-laki memiliki pengetahuan, akses informasi, dan terlibat secara bertanggung jawab dalam keputusan perencanaan keluarga.