NADIKABAR.COM — Harita Nickel menunjukkan komitmennya dalam pengelolaan lingkungan melalui konservasi sumber daya air dengan memanfaatkan decant water sebagai air proses HPAL, pendauran ulang air proses RKEF untuk digunakan kembali, serta pemanfaatan air hujan dan air limpasan yang diolah untuk penyiraman jalan maupun kebutuhan proses operasional.

Melalui sistem pengelolaan yang hampir tertutup (closed-loop system), memungkinkan perusahaan untuk mendaur ulang lebih dari 7 juta meter kubik air guna mendukung upaya konservasi sumber daya air secara lebih luas.

Pengelolaan air juga dilakukan secara terintegrasi dengan memastikan seluruh air limpasan dikelola melalui kolam sedimentasi dan dipantau menggunakan sistem SPARING yang terkoneksi secara real time dengan Kementerian Lingkungan Hidup. Selain itu, Harita Nickel memanfaatkan air laut dalam kegiatan operasional sebagai agen pendingin dan pengendap sedimen, sehingga membantu mengurangi penggunaan sumber air tawar.