Kebahagiaan serupa juga dirasakan dua warga lainnya, yakni Rudi Antoni dan Muhammad Azwar. Ketiganya merupakan warga Dusun V Kenanga, Desa Paya Perupuk, yang pada kesempatan tersebut menerima bantuan penyambungan listrik gratis melalui program LUTD.
Tidak hanya menghadirkan sambungan listrik, PLN juga menyerahkan bantuan token listrik dan paket sembako kepada ketiga keluarga penerima manfaat. Sementara itu, melalui Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN, bantuan paket sembako turut disalurkan kepada 30 kepala keluarga yang membutuhkan.
Program Light Up The Dream merupakan inisiatif sosial yang bersumber dari donasi sukarela pegawai PLN untuk membantu keluarga prasejahtera yang belum memiliki sambungan listrik sendiri. Melalui program ini, kepedulian insan PLN diwujudkan dalam bentuk akses kelistrikan yang memberikan manfaat langsung bagi kehidupan masyarakat.
General Manager PLN UID Sumatera Utara, Rizky Mochamad, menyampaikan bahwa kebahagiaan Ibu Suryani dan dua keluarga penerima manfaat lainnya menjadi pengingat bahwa kehadiran listrik memiliki arti lebih besar daripada sekadar penerangan.
"Di balik setiap sambungan listrik yang kita nyalakan, ada harapan keluarga untuk menjalani kehidupan yang lebih baik. Hari ini, tiga keluarga akhirnya dapat menikmati listrik dari sambungan sendiri. Bagi kami, ini bukan sekadar penyambungan listrik, tetapi juga upaya membuka kesempatan yang lebih luas bagi masyarakat, mulai dari kenyamanan beraktivitas, mendukung pendidikan anak-anak, hingga meningkatkan produktivitas keluarga," ujar Rizky.