Hidrasi yang cukup perlu diperhatikan, terutama saat cuaca panas, berolahraga, demam, atau mengalami penyakit yang menyebabkan kehilangan cairan.

"Orang yang memiliki riwayat batu ginjal juga dapat memperoleh manfaat dari peningkatan asupan cairan, karena produksi urine yang cukup membantu mengurangi konsentrasi mineral pembentuk batu," kata dr Sethi.

Akan tetapi, minum air yang jauh melebihi kebutuhan tubuh tidak akan membersihkan ginjal atau meningkatkan fungsinya.

Di sisi lain, ia memperingatkan bahwa orang dengan penyakit ginjal kronis, gagal jantung, atau mereka yang menjalani dialisis sering kali membutuhkan saran yang dipersonalisasi mengenai asupan cairan.

"Bagi mereka, minum terlalu banyak air dapat menyebabkan pembengkakan, sesak napas, tekanan darah tinggi, dan beban tambahan pada jantung dan ginjal. Inilah mengapa mengikuti tren media sosial atau saran hidrasi secara umum terkadang dapat lebih berbahaya daripada bermanfaat," kata dr Sethi.