Praktik manipulasi harga ini memicu perhatian serius dari penyedia indeks global Morgan Stanley Capital International (MSCI).

Imbasnya, MSCI mengusulkan penurunan kelas (reklasifikasi) Indeks MSCI Indonesia dari status negara berkembang (emerging market) menjadi pasar modal (standalone market).

Terkait persoalan ini, Hashim mengaku diminta langsung oleh kakak kandungnya, Presiden Prabowo Subianto, untuk turun tangan memitigasi masalah tersebut.

Hashim mengingatkan jika bursa saham Indonesia benar-benar turun kasta menjadi standalone market, pasar modal domestik akan mengering akibat ditinggal oleh investor asing.