NADIKABAR.COM — Asian Games 2026 telah resmi berakhir. Bagaimana klasemen akhir di cabang olahraga (cabor) esports?
Di cabor esports, ada 11 nomor pertandingan yang diselenggarakan, di antaranya fighting game (Street Fighter 6, Tekken 8, The King of Fighters XV), Pokemon Unite, Honor of Kings, League of Legends, PUBG Mobile, Mobile Legends, Identity V, Naraka: Bladepoint, Gran Turismo, eFootball, dan Puyo Puyo Champions.
Namun di sini Indonesia hanya mengikuti delapan nomor pertandingan. Timnas tidak berpartisipasi di nomor pertandingan fighting game (Street Fighter 6, Tekken 8, The King of Fighters XV), League of Legends, dan Puyo Puyo Champions.
Sebelumnya disampaikan kalau Timnas Indonesia membidik satu medali emas, tiga perak, dan empat perunggu di cabor esports. Sayangnya, hal tersebut tidak tercapai.
Medali emas yang sebelumnya ditargetkan di nomor pertandingan eFootball, gagal diraih setelah timnas kalah dari Uzbekistan di perempat final. Lalu PUBG Mobile dan Gran Turismo 7 yang mengincar medali perak juga tidak berhasil mendapatkannya. Justru Timnas Pokemon Unite yang tampil memukau setelah melewati target awal dari perunggu menjadi perak.
Alhasil, Indonesia hanya bisa mengantongi dua medali perak dari delapan nomor pertandingan yang diikuti. Lantas peringkat berapa timnas di cabor esports? Berikut klasemen akhir cabor esports di Asian Games 2026, pantauan NadiKabar, Senin (5/10/2026).
Sebenarnya peluang terbesar Indonesia dalam meraih medali emas ada di nomor pertandingan Pokemon Unite dan Mobile Legends. Namun tim tuan rumah, Jepang, terlalu kuat dan berhasil menggagalkan upaya Timnas Pokemon Unite. Begitupun dengan Myanmar yang menjadi lawan Timnas Mobile Legends di grand final masih terlalu hebat untuk dikalahkan.
Sebagai tambahan informasi, seluruh pertandingan di cabang olahraga (cabor) esports diselenggarakan di Aichi Sky Expo, Jepang, dari 22 September hingga 2 Oktober 2026.