Selain itu, Hasto mengatakan dugaan penyadapan yang menargetkan tokoh-tokoh politik dan kelompok kritis bukan sekadar penyalahgunaan kewenangan, melainkan pelanggaran HAM serius sekaligus kejahatan terhadap negara dan rakyat.
Ia mengatakan berdasarkan pengalaman PDIP, penyadapan ini merupakan upaya untuk membungkam kelompok-kelompok kritis.
Terkait siapa pihak yang menjadi dalang utama di balik aksi penyadapan tersebut, Hasto menyerahkan sepenuhnya kepada proses hukum yang berlaku.
Ketika ditanya mengenai tokoh PDIP yang menjadi sasaran, Hasto menceritakan pengalaman pribadi dan tekanan yang diterimanya usai bersikap kritis terhadap pelaksanaan Pemilu 2024.