NADIKABAR.COM — Menteri Pertahanan Amerika Serikat Pete Hegseth mengatakan pihaknya masih menyelidiki serangan terhadap sebuah sekolah di selatan Iran dan akan merilis hasilnya pada waktunya.
"Penyelidikan masih berlangsung dan ketika waktunya tiba untuk merilisnya, kami akan melakukannya," kata kepala Pentagon itu kepada wartawan, Selasa (20/10).
Sebelumnya, Minggu (18/10), Bloomberg melaporkan pejabat militer AS akan mempublikasikan laporan mengenai serangan mematikan terhadap sebuah sekolah perempuan di Iran setelah pemilihan anggota Kongres AS atau bisa lebih cepat.
Pada 28 Februari lalu, ketika AS memulai operasi militer selama berbulan-bulan terhadap Iran, serangan awal menghantam sebuah sekolah di Distrik Minab, Iran selatan, hingga menewaskan lebih dari 170 orang, yang sebagian besar merupakan anak-anak.
Pemerintah Iran menyatakan serangan tersebut dilakukan menggunakan rudal Tomahawk.