NADIKABAR.COM — Seorang pria ditemukan meninggal dalam mobil yang terparkir depan Masjid Baitul Makmur, dekat RSI Pekajangan, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan. Korban diketahui sempat menbghilang selama 2 hari.

Korban diketahui berinisial GS (64), warga yang berdomisili di Kecamatan Kajen, Pekalongan.

Kasubsi Penmas Sihumas Polres Pekalongan, Iptu Suwarti, saat dimintai konfirmasi Kamis (3/9/2026) membenarkan laporan peristiwa penemuan orang meninggal dunia di dalam kendaraan roda empat tersebut.

"Ya, Polsek Kedungwuni menerima laporan masyarakat terkait penemuan orang meninggal dunia di dalam mobil yang terparkir di depan Masjid Baitul Makmur, Pekajangan pada Rabu malam," kata Suwarti.

Dijelaskan Suwarti, peristiwa tersebut pertama kali terungkap pada Rabu malam (2/9), sekitar pukul 20.00 WIB oleh anak korban sendiri, JI (24). JI terakhir bertemu ayahnya pada Senin (31/8) sekira pukul 17.30 WIB di RSI Pekajangan, saat menjaga ibunya yang tengah opname di rumah sakit. Saat itu sempat bertukar kendaraan dengan ayahnya.

"Saat itu JI bertemu sang ayah di RSI Pekajangan untuk bertukar kendaraan. JI sempat berpesan agar ayahnya mengabari jika sudah tiba di rumah," katanya.

Namun, hingga malam hari, tidak ada kabar dari ayahnya tersebut. JI menduga ayahnya sudah tertidur karena waktu sudah larut.

Keesokan harinya, Selasa (1/9), JI beraktivitas seperti biasa, mengajar di sekolah, dan kembali ke RSI Pekajangan untuk menjaga ibunya yang sedang dirawat inap di RSI.

Setelah itu, JI mencoba menghubungi ponsel ayahnya, namun tidak terhubung. Di rumah orang tuanya, ternyata didapati kabar ayahnya tidak pulang.

Suwarti melanjutkan, pada Rabu sore sekitar pukul 16.00 WIB, saat hendak menjenguk ibunya di rumah sakit, ia melihat mobil ayahnya terparkir di area depan Masjid Baitul Makmur Pekajangan yang tidak jauh dari rumah sakit. Namun, saat diperiksa sepintas dari luar, korban tidak terlihat di dalam kendaraan.

"Kemudian malamnya saat akan membeli makan, anaknya curiga, mobil ayahnya masih terparkir dengan posisi dan di tempat yang sama," jelasnya.

Karena curiga, JI kemudian mendekat dan mencoba membuka pintu mobil sang ayah.

"Saat pintu mobil dibuka, saksi mendapati ayahnya sudah dalam kondisi tidak sadarkan diri di dalam kendaraan. Saksi kemudian meminta bantuan Satpam RSI Pekajangan untuk membawa peralatan medis darurat, namun korban dipastikan sudah meninggal dunia," jelas Iptu Suwarti.

Jasad korban langsung dievakuasi ke ruang jenazah RSI Pekajangan untuk menjalani pemeriksaan awal.

"Berdasarkan hasil olah TKP oleh personel Polsek Kedungwuni dan tim medis, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Seluruh barang berharga milik korban juga utuh di dalam mobil," ungkapnya.

"Hasil pemeriksaan medis menyimpulkan tidak ada indikasi tindak pidana maupun penganiayaan. Korban diduga kuat meninggal dunia karena sakit," tambah Suwarti.

Pihak keluarga telah menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak untuk dilakukan autopsi.