Kontribusi mengalir dari PT Kawasan Industri Medan, PT Kawasan Berikat Nusantara, PT Kawasan Industri Wijayakusuma, PT Kawasan Industri Makassar, PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung (Perseroda), PT Kawasan Industri Terpadu Batang, dan SIER, beserta karyawan dan tenant di dalamnya. Adapun penyalurannya dilaksanakan melalui dua tahap, yakni pada 21 Agustus 2026 melalui Posko Induk BRI Peduli Tanggap Bencana Gempa NTT bersama InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) dan BPBD setempat, kemudian pada 25 Agustus 2026 melalui BPBD Provinsi Jawa Timur.
Direktur Keuangan, Administrasi, dan Manajemen Risiko SIER Rizka Syafittri Siregar mengatakan bahwa SIER memastikan seluruh proses dilaksanakan secara akuntabel dan berorientasi pada kebutuhan korban.
"Amanah sebagai koordinator kami jalankan dengan memastikan bantuan disalurkan sesuai kebutuhan lapangan. Partisipasi anggota holding, tenant, karyawan, dan mitra memperlihatkan bahwa kepedulian akan menghasilkan dampak yang jauh lebih besar ketika dilakukan bersama," ujar Rizka.
Sebagai informasi, Danareksa saat ini menaungi tujuh kawasan industri yang tersebar dari Medan hingga Makassar serta terus memperkuat skala dan integrasi ekosistemnya seiring penataan kawasan industri BUMN yang sedang berjalan.