NADIKABAR.COM โ Salah satu keunggulan laptop berbasis Windows adalah pilihan bentuk atau form factor yang beragam. Pengguna bisa memilih desain laptop sesuai kebutuhan, mulai dari model clamshell konvensional, tablet, hingga laptop 2-in-1 yang menawarkan fleksibilitas lebih. Salah satu perangkat yang mengusung konsep tersebut adalah HP OmniBook X 14.
Laptop ini menjadi salah satu perangkat yang dicoba oleh tech reviewer Mouldie Satria. Dalam ulasannya di Instagram Sobat HAPE, ia menyoroti desain 2-in-1 convertible yang memungkinkan laptop digunakan dalam berbagai mode.
"Udah lama nggak nge-review laptop, sekalinya nge-review, langsung nyesel," ujar Mouldie, dikutip dari Instagram @sobat_hape, Jumat (30/10/2026).
"Lebihnya laptop Windows, kalau dibandingin sama Mac, itu salah satunya ada di form factor," sambungnya.
Menurut Mouldie, ekosistem Windows menawarkan banyak pilihan bentuk perangkat. Selain laptop clamshell yang umum digunakan, ada pula tablet, laptop 2-in-1 convertible, 2-in-1 detachable dengan keyboard yang bisa dilepas, hingga laptop gaming.
HP OmniBook X 14 hadir dengan desain 2-in-1 convertible. Layarnya dapat diputar hingga 360 derajat sehingga perangkat bisa digunakan layaknya laptop biasa, dalam mode tenda, maupun sebagai tablet.
"Nah, kemarin tuh saya nyobain ini, yang 2-in-1 convertible. Jadi laptop biasa bisa, tapi disuruh salto kayak begini juga bisa," kata Mouldie.
Fleksibilitas tersebut membuat HP OmniBook X 14 dapat digunakan untuk berbagai aktivitas. Saat bekerja, pengguna bisa memakainya dalam mode laptop konvensional. Sementara untuk menikmati hiburan, layar dapat diposisikan dalam mode tenda atau dibentangkan sesuai kebutuhan.
Dari sisi performa, HP OmniBook X 14 dibekali prosesor Intelยฎ Coreโข Ultra 7 Processor 355 Series 3 (Panther Lake). Prosesor ini mendukung aktivitas harian yang membutuhkan kinerja responsif, mulai dari pekerjaan produktivitas hingga aktivitas hiburan.
Dalam pengalamannya, Mouldie menyebut laptop ini nyaman digunakan untuk bekerja, mengedit video, hingga bermain game ringan. Ia juga menyoroti pengalaman penggunaan yang tetap nyaman, dengan suhu perangkat dan daya tahan baterai yang dinilai mendukung aktivitas sehari-hari.
"Menurut saya, form factor yang kayak begini itu yang paling menyenangkan. Diajak kerja tuh, dia enak banget," ungkap Mouldie.
"Performanya nggak lelet, dipakai buat editing video, atau bahkan gaming dikit juga bisa. Nggak panas, baterai tahan lama, enak deh!," sambungnya.
Kombinasi desain fleksibel dan prosesor Intel Core Ultra 7 membuat perangkat ini dapat menjadi pilihan bagi pengguna yang membutuhkan laptop untuk bekerja sekaligus menikmati hiburan.
Fungsi laptop tidak hanya terbatas untuk bekerja. Pengguna juga bisa memanfaatkan HP OmniBook X 14 untuk menonton film atau video. Berkat desain convertible, perangkat dapat diubah ke mode tenda agar lebih nyaman digunakan saat menikmati konten.
Mouldie juga memperlihatkan cara menggunakan laptop dalam posisi layar terlipat sehingga sirkulasi udara tetap terjaga ketika perangkat diletakkan di permukaan tertentu.
Selain mendukung layar sentuh (touchscreen), HP OmniBook X 14 juga kompatibel dengan stylus pen. Ketika layar diputar hingga posisi tablet, pengguna dapat memanfaatkannya untuk menggambar, membuat ilustrasi, atau menambahkan materi visual ke dalam presentasi.
Menariknya, stylus pen tersebut sudah termasuk dalam paket pembelian sehingga pengguna tidak perlu membelinya secara terpisah.
Dengan desain 2-in-1 convertible, dukungan layar sentuh, serta prosesor Intel Core Ultra 7 Series 3, HP OmniBook X 14 menawarkan fleksibilitas untuk menunjang beragam kebutuhan. Perangkat ini bisa digunakan untuk bekerja, berkreasi, maupun menikmati hiburan dalam satu laptop.