​Bupati Mahakam Ulu, Angela Idang Belawan, turut hadir di tengah kemeriahan acara. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Hudoq Pekayang bukan sekadar pelestarian warisan masa lalu, melainkan jembatan harmoni antara manusia dan alam.

​Bagi masyarakat Dayak Bahau, Hudoq Pekayang memiliki makna yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari. Tradisi saling berkunjung antarkampung ini menjadi sarana mempertemukan keluarga, mempererat persaudaraan, dan merawat keharmonisan yang telah dibangun lintas generasi.

​"Melalui perjumpaan inilah rasa saling mengenal dan kepedulian terhadap sesama akan terus dipelihara," kata Angela.

​Menyoroti tema “Hudoq Pekayang: Antara Manusia, Alam, dan Tradisi sebagai Penjaga Warisan Budaya Leluhur”, Angela mengingatkan bahwa keberlanjutan budaya terjalin erat dengan alam dan masyarakatnya.