"Pembayaran dividen interim yang bertepatan dengan HUT ke-28 Bank Mandiri menjadi momen bagi kami untuk mengapresiasi kepercayaan para pemegang saham, termasuk investor ritel," ujar Novita dalam keterangan tertulis, Jumat (2/10/2026).

Keputusan tersebut sekaligus mencerminkan keyakinan manajemen terhadap fundamental dan prospek bisnis Bank Mandiri yang tetap kuat dengan didukung oleh kinerja intermediasi yang solid.

Secara bank only, penyaluran kredit hingga Agustus 2026 tumbuh 17,6 persen secara tahunan atau year on year (YoY) menjadi Rp1.592 triliun. Pertumbuhan kredit tersebut ditopang Dana Pihak Ketiga (DPK) yang meningkat 17,6 persen YoY menjadi Rp1.687 triliun.