Kelima, Daryono mengingatkan bahwa penurunan frekuensi gempa tidak serta-merta mengeliminasi kemungkinan terjadinya gempa susulan signifikan. Kendati aktivitas telah memasuki fase peluruhan, potensi guncangan yang dirasakan kuat tetap perlu diwaspadai.

"Gempa susulan Flores yang masih berlangsung tidak otomatis menandakan akan terjadi gempa yang lebih besar. Fenomena ini secara umum konsisten dengan proses redistribusi tegangan pascagempa M7,7," kata Daryono.

Kendati demikian, ia menegaskan bahwa setiap kejadian gempa signifikan tetap harus dianalisis mekanisme sumber dan posisi hiposenternya secara cermat untuk memastikan apakah peristiwa tersebut murni merupakan rangkaian susulan atau dipicu oleh aktivitas sesar lain.