Program tersebut, kata dia, menjadi salah satu bentuk kontribusi arsitek dalam membantu masyarakat berpenghasilan rendah memperoleh hunian yang lebih layak sekaligus memperluas peran profesi arsitek dalam pembangunan perkotaan.
Kampung Menteng Tenggulun merupakan kawasan permukiman padat dengan kualitas lingkungan yang belum tertata optimal serta keterbatasan akses ekonomi bagi warga. Sejumlah rumah di kawasan itu belum memenuhi standar kelayakan hunian, antara lain akibat minimnya sirkulasi udara dan pencahayaan alami, serta persoalan sanitasi.
Di sisi lain, kawasan tersebut memiliki potensi ekonomi berbasis rumah tangga, khususnya usaha kuliner, yang belum dikelola secara terarah.
Melalui program pengabdian profesi, IAI Jakarta berkolaborasi dengan Kementerian PKP serta melibatkan 50 anggotanya untuk memperbaiki 50 rumah tidak layak huni menjadi hunian yang lebih sehat dan manusiawi di Kampung Menteng Tenggulun, Manggarai, Jakarta Pusat.
Upaya tersebut tidak hanya berfokus pada perbaikan rumah, tetapi juga mencakup penataan kawasan secara menyeluruh, termasuk koridor gang dan bantaran Kali Krukut serta Sungai Ciliwung.
Melalui program itu, Kampung Menteng Tenggulun diharapkan dapat bertransformasi menjadi kawasan yang lebih layak huni sekaligus mengembangkan potensi wisata dan menggerakkan perekonomian warga.